Perihal mata dan bibir yang merindumu

Tanpamu, sebuah asa bergelimpangan.Ingat, ketika matamu begitu ceria menatap bibirku?Lalu, kita tak perduli waktu, entah siang, entah malam.Lantas, kemana dirimu sekarang?Yang pergi, meninggalkan . Walau, di sudut bibirmu pernah bersemayam cintaUntuk, kukecup setiap pagi di sebuah ruang biruLalu, entah, sekarang kenangan

Continue Reading...

Followers

Total Pageviews