Hari ini aku ingin

Hari ini aku ingin merindumu Sebisa-bisanya aku Sebuas-buasnya diriku Hari ini, ingin aku merindumu Sepuas-puasnya

Continue Reading...

Aku ingin tak sengaja bertemu denganmu

Aku ingin tak sengaja bertemu denganmu Menceritakan seluruh aku yang sekarang Sambil sesekali meneguk apa-apa yang ada di antara kita Bercerita tentang aku yang mengingatmu yang dulu-dulu. Tentang aku yang melihatmu di mata perempuan lain Melihatmu di bibir wanita lain Menghirup

Continue Reading...

Seorang teman

Musik beralun, jari jari bermain-main dengan gitar Cerita tentang kawan yang sedang patah hati Disuarakan sedihnya, pada irama yang mengencangkan otot leher Lukalah, kawan Luka menguatkanmu Bila saja kau tak terbunuh olehnya.

Continue Reading...

Ada puisi

Ada puisi yang lahir dari senyum manismu Besar dan beranak pinak di kepalaku. Ada pula puisi yang muncul dari jemari lentikmu Lalu tertoreh di ingatanku, namamu.

Continue Reading...

Masihkah?

Di sini hujan, deras sekali. Seperti derasnya saat kita diguyur hujan, itu hari. Di sini, hujan, angin, dan kepala yang keras Mengingatmu tak hanya sesaat, di kepalaku, deras. Lalu, masih deraskah hujan di kotamu? Masih adakah aku di dalam kepalamu?

Continue Reading...

aku ingin

Aku ingin menulis puisi Tapi setiap puisiku itu tentangmu Lalu kita bisa apa?

Continue Reading...

Begini sajalah, kita

Begini sajalah kita Diam dengan ribut-ribut di kepala Serupa bumi yang diam kala angin sedang  riuh-riuhnya. Begini sajalah kita Diam, tak ada suara Bila temu tak kunjung tiba di depan pintu, kita diam sajalah. Lebih baik begini saja Agar tak ada

Continue Reading...

Kepada yang pergi

Kepada yang pergi Merelakan kepergian bukan perkara ringan Bukan perkara membalikkan tangan dan  Memperlihatkan telapak tangan yang kosong ke penonton Bukan pula sekedar melihat punggung seseorang yang pergi,  Entah ke mana dia. Kita diajarkan untuk merelakan kepergian Tapi kita tak

Continue Reading...

Di sebuah pintu ke mana saja

Dua puluh anak berdiri di depan pintu Bersiap menuliskan ingatan-ingatannya pada kertas penghakiman Kenangan-kenangan yang sempat direkam Berdiri lurus menunggu akan dikirim ke mana “Akan ke manakah kamu?” Tanya penjaga pintu “Ke tempat di mana buku-buku terbang bebas, pak!” katanya.

Continue Reading...

Hujankah di kotamu?

Hujankah di kotamu?Di sini hujan sedang merayakan kebahagiaan Memeluk daunJatuh ke rangkulan laut Hujankah di kotamu?

Continue Reading...

To you;

To you, wherever you are.I find you to be my always muse. Whenever the darkest ways ahead,i will come back to you, to the deepest of your hug,to the tightness of your kiss,to the vast expanse of you mind. To you,

Continue Reading...

Followers

Total Pageviews