INI MATA UNTUK TERKASIH

Kenangan merajamSemakin tajamMelukai kejam Malam tiba-tiba mendinginMatahari hilang, sembunyi di nadirMata tiba-tiba dinginMengasinkan lidah, diam dibibir Mata perlahan terkatupMeredam, lalu mengecilSecepat terbelalak, tak tertutupAda rindu mengetuk dengan jari mungil Ingat asmara yang kita ringkas?Secepat kilat meranggas?Bukan nafsu yang mengganasBumi saja

Continue Reading...

danausembilanmei

kau diam, menatapku dengan senyum tak pasti daun hanya berani berlalu, tak satupun singgah mengganggumu "bila rindu tak bisa menggapai, entah apalagi yang aku kerahkan" "sudah, cukup rindu saja, itu sudah menjerakanku, namun tak meruntuhkanku" sejenak ribut berlalu, tak bertahan

Continue Reading...

Hanya Abu

Dua luka tertuang di atas kertas agar terdengar malamMeninggalkan luka dari gesekan toreh Pernahkah kau menoleh sejenak ke jendelaHujan menangis meratapi mayatmu penuh abu, guntur berderai  Kau kini hanya abu, perlahan tak berbekas

Continue Reading...

Rindu Maret

Ribut ini terlalu ramai, aku ingin sunyi yang sejenakMeresapi ingatan yang aku lupabayang menyelinap menghilang dalam benakfitrikah rinduku bila aromamu perlahan mulai lenyap dari indra? Antara cinta pada biru atau dusta pada rintik hujanAku memilih merah, aku merindu pada dingin

Continue Reading...

Followers

Total Pageviews