Kemana kita sore ini?

Kemana kita sore ini? Ingin kuajak kau ke pantai sore ini Sekedar ingin berjalan bergandeng di pinggir pantai Sudah lama tak mengenggam jemari tanganmu, Mungkin saja dingin angin laut bisa mengeratkan pelukan Atau silangan jari kita yang tak membiarkan angin memisahkan

Continue Reading...

Bisa?

Aku berkata-kata yang sama, Pada orang yang sama, Dengan perasaan yang sama, Di waktu yang berbeda, Pernah kucoba melukis bentuk hati yang baru Pada kanvas lain yang lebih putih dan lebih indah Entah kenapa, Selalu saja bentuk hati yang dulu kau

Continue Reading...

Sore itu

Di puasa kali ini, kau tak sempat disini, menemani,  Kau, mungkin bisa jadi teh manis yang menyejukkan atau mungkin semangkok kolak pisang yang begitu dingin, Ah, kamu dan jejeran kolak pisang, selalu selalu, selalu...... Lalu kapan bisa kau cicipi semangkok rindu

Continue Reading...

Tulisan yang menunggu

Aku duduk disini, sendiri Menghitung tulisan yang tercipta, Sudah tak terhitung jari. Mengapa aku sendiri? Karena kesepian sudah menjadi ramah padaku Aku duduk sendiri, menutup mata, Mencerna beberapa tulisan Sambil menyeruput kopi yang kembali hangat Mengapa menutup mata? Karena ada tulisan

Continue Reading...

Kamu dan Secangkir Kopi yang Terlambat.

Aku duduk disini, Menikmati segelas kopi yang datang terlambat Kupesan untuk menemani, sambil menunggumu. Aku duduk disini, Ditemani beberapa lagu yang semakin asing di telingaku Menemani diriku, Sambil menunggumu. Duduk disini, sendiri menulis kata yang tak ingin bosan kueja. Menemani diriku,

Continue Reading...

Aku dan Dia

aku adalah sampah yang berserakan diantara jalan-jalan yang telah dilalui oleh penjalan kaki yang teronggok tak berdaya melihat tumpukan mahkota yang menghiasi dunia.aku adalah kotoran yang setiap hitungan detik dibuang dan tak mungkin dilirik lagi kecuali bagi mereka yang ingin menjual

Continue Reading...

Permainan Mimpi

Mungkin bulan tak semenarik dirimu dan bintang tak seindah kerlipmu tapi satu yang tak mungkin kulupa darimu senyum manismu laksana mentari penyejuk hati saat tidur dalam lelap mimpi melayang diatas ubun-ubunku hanya satu yang menyejukkanku dirimu yang kini tak lagi

Continue Reading...

Baru Kusadari

Baru kusadari Kalau aku kehilangan dirimu Saat kuterbangun dari tidurku Dan merasakan sebuah sepi Perempuanku Setelah kau pergi Baru tersadar olehku Kalau kaulah yang terbaik disisi Maafkanlah aku Kuingin kembali Merajut kembali cinta yang dahulu Yang terkoyak hanya oleh nafsu

Continue Reading...

Cinta, Rindu dan lainnya

Cinta…… Mengapa kata itu harus ada Bila akan tercerai berai Oleh nafsu dunia Cinta….. Kata yang tak aku mengerti Apakah itu ungkapan perasaan Atau hanya menjadi sebuah kata Rindu……….. Orang bilang itu menyenangkan Tapi mengapa bagiku Kata itupun berat menindihku

Continue Reading...

Dalam lelapku

Sebelum ku dapat tertidur Bayangmu selalu menderaku Dengan sribu ingatan bersalah Dan ku tak mampu untuk meminta maaf Sebelum lelap hadir di mataku Wajahmu selalu menghantui otak kiriku Menyiksa dan terus mencambukku Dengan sribu dosa yang telah terjadi Dalam tidurpun Mimpi

Continue Reading...

Tanpa Judul

Mentari perlahan mulai menghilang dibalik jendelaku. Awan yang tadinya berwarna jingga kini dengan perlahan pula menjadi kelabu dan akhirnya tak meninggalkan sisa-sisa putih ditubuhnya. Saat itu aku tak tahu apakah mentari itu tenggelam dalam keabadian atau hanya sementara, namun harapan

Continue Reading...

Hanya itu kata yang mampu aku keluarkan dan ingin terucap oleh bibir keluku yang dahulu tak henti-hentinya untuk mengecup namamu lewat bibir-bibir puisi yang melantun indah dalam damainya angin syurga yang menghantarkan melodi yang kini tinggal gesekan. Tak ada lagi sebaris

Continue Reading...

Malam

Malamku kini sudah gelap Yang terlihat hanya kaca hitam Bulanpun kini terlindung Oleh awan hitam Namun kubahagia Karena disudut ufuk sana Ada sebuah bintang kecil Yang mengerlip pada hatiku

Continue Reading...

Mentariku

Kulantunkan kata kata pujangga Pada matahari yang mulai terbenam Yang menyinari awan putih Dengan sinarnya yang mulai senja Kurangkaikan bait-bait indah Pada bintang di langit hitam Yang dengan kerlip mungilnya Dengan setia mendampingi dewi malam Kuhaturkan rasa terima kasih Pada

Continue Reading...

SEDETIK YANG LALU

SEDETIK YANG LALU HATI KITA MASIH MENYATU RAGAKU MASIH MILIKMU BEGITUPUN DIRIMU SEDETIK YANG LALU MIMPI KITA MASIH SATU INGIN TETAP MELAYANG JAUH TERUS MENERUS TANPA LEPAS SAUH SEDETIK YANG LALU KU MASIH MENCUMBU DAN TERUS MENCIUM BIBIRMU HINGGA MENTARI TAK

Continue Reading...

My white lie to my white angel

10pm : Aku sudah menguap lebar 11pm : Aku sudah mulai terlelap 00am : Aku sudah sangat lelap 01am : Kau menelponku dan bertanya "apakah kamu sudah tidur sayang" aku jawab "aku baru mau tidur sayang"

Continue Reading...

Y

Aku masih mengingat namanya yang tak bisa kusebut itu,Terngiang dengan jelas tanpa harus kuingat,Mungkin Dialah alasan langitku menjadi biru,Bukan mungkin, Tapi memang dia.Seperti benalu dalam jiwa tapi aku tak terganggudia tumbuh dan menyebar tanpa aba-abatapi sekali lagi tak menggangu, malah aneh kalau

Continue Reading...

Seperti Itu...

Aku ingat saat bulan bersinar Purnama ceria bermandikan bintang Angin malam meniup helain daun kelapa Jatuh, terbang entah kemana Tersenyum menatap lautan biru yang telah menghitam Tersenyum menanti malam yang kian redup Menanti pagi yang tak kunjung datang Menanti, menunggu

Continue Reading...

Followers

Total Pageviews