SURAT DARI HATI

Jangan Pergi Kita adalah kenangan yang saling mengulang kisah keindahan, ada sisi yang tak bias kita lupakan, rinduku mungkin pernah tersesat di hati yang lain, tapi kau tahu satu tujuanku, kehatimu Jangan pergi, kali ini aku sentuhkan lututku mencium tanah, memohon

Continue Reading...

Aku dan Malam Tadi

Semalam aku tak bisa tertidur lelap, mengingatmu disetiap sela bangunku, sehatkah kau disana? Hati-hati disana, karena kau sedang membawa hatiku bersamamu. Masihkah kau berpikir tentang perpisahan? Bukankah perpisahan itu hal yang paling kita benci? bukankah pisah adalah hal yang dulu

Continue Reading...

27 Januari

Sudah bisakah kau melupakan hari pertemuan kita? Bagaimana mungkin bisa pergi, bila semua yang ada di diriku sudah begitu lekat denganmu, bahkan aku sudah begitu terbiasa mencintaimu, hingga akupun tak tahu bagaimana menjalani hidup dimana dirimu tak ada di dalamnya.

Continue Reading...

Hujan, dan kenangan. Kita

Hujan, dan kita tetap saja adalah kata yang berubah jadi satu, dan kenangan selalu datang tak diundang. Dan menikam diam-diam Jawaban entah, adalah ketika aku berada di masa antara ingin mengingatmu, atau harus melupakanmu, kau terlalu jauh, dari jangkauan, tapi

Continue Reading...

Entahlah...

Mungkin saja kenangan tentangmu yang begitu kuat, mungkin juga raut wajahmu sudah mulai samar di ingatanku. Aku tak tahu pasti. Tetap saja ingatan tentang kebersamaan kita selalu melabilkan emosiku untuk sesaat. Semalam tak ada hujan. Dingin yang kutunggu tak datang

Continue Reading...

Kepada Perempuan, yang begitu rindu pada dada kiriku.

Kepada Perempuan , yang begitu rindu pada dada kiriku. Masih saja kita bergelut dengan kenangan yang sudah kita lewati beberapa waktu lalu, dan kenangannya begitu nyata sampai sekarang. Dalam sadar, bahkan dalam lelap. Handphone sengaja kutaruh di dekat kepalaku, menunggu

Continue Reading...

Perempuan yang selalu menatap hujan

Kepada perempuanyang menatap hujan, Ketika kutulis surat ini, diluar lagi hujan, mungkin kaupun sedang terbangun di Medan sana. Iramanya tentang kenangan kita berdua, di sebuah masa yang telah hilang. Masihkah kau tertegun menatap setiap tetes hujan jatuh dari sudut atap

Continue Reading...

Di Pantai ini

Kepada Dirimu, yang masih mencintai hujan Mata yang kau jaga agar tak berembun, biarlah diseka waktu, sayapun tak bisa berada disana. Biarlah tangis yang kau tahan di dengar oleh langit, agar awan menurunkan hujan yang selalu kau cinta. Kemarin aku

Continue Reading...

Missing you, Miss [N]

Kepada pecinta hujan, Ada kata yang hanya bisa diam, bersembunyi di balik awan yang kau tatap. Karena jumpa adalah pisah yang selalu kita tunda, mungkin saat kita sudah tak bisa menyeka air mata yang jatuh. Tak perduli ada pisah, tak

Continue Reading...

Dua Belas

Ada cinta yang tak biasa Tinggal begitu dalam, Kali ini rindu begitu liarnya bahkan suara hujan mulai samar Disini rindu begitu dalam di dirimu, rindu begitu tak terkendali Dan dua belas anak panah cinta sudah tertancap dalam Pada sasaran yang tak

Continue Reading...

Aku

Mencintaimu, ada kata yang tersembunyi di balik lidahku kata yang begitu geliat saat kau membekap bibirku atau kata yang begitu diam ketika kau memelukku Kata yang begitu beraninya bertingkah malah saat kau tak ada di depanku kata yang hanya bisa diam

Continue Reading...

Followers

Total Pageviews

95,855