Di Pantai ini
/
2 Comments
Mata yang kau jaga agar tak berembun, biarlah diseka waktu,
sayapun tak bisa berada disana. Biarlah tangis yang kau tahan di dengar oleh
langit, agar awan menurunkan hujan yang selalu kau cinta.
Kemarin aku sempatkan diri berjalan di pantai losari, dan
maaf, matakupun terasa perih, tapi tak ada air mata, aku sudah mencoba bertahan
dan kuat atas kepergianmu, tapi kenangan tentang dirimu selalu saja mengantarku
ke tempat itu.
Kapan rindu bisa kita tuai? Saat bibit yang kita semai dulu
sudah mulai bersemi dan tak bisa lagi menunggu untuk kita nikmati, rindu itu
akan terasa begitu indah di lidah kita, dan tawa akan terasa begitu indah,
sayang.
“Karena rindu yang aku rasa, akan ku kenang sepanjang masa,
dan bertahan pada satu asa”
Kau sempat hadir menyapa sebelum matahari membangunkanku,
dan kecupanmu terbayang sampai saat ini.
[PH]

Manis sekali :')
ReplyDeleteHehehehe
ReplyDelete